Live in Sosial L evel 1 Desa Mas Mas, Batukliang Utara-Part 2 (end)

 Bayangkan saja melakukan kegiatan sehari-hari bersama warga. Menjadi warga desa Mas Mas, tinggal bersama keluarga asuh. Mungkin sederhana, biasa saja, tapi bagi Nune Dende ini adalah proses belajar yang penuh makna. 

 
Apa yang dilakukan Nune Dende selama 5 hari kegiatan live-in?
Kita bikin ringkasannya, yuk! 
 
1. Live as a local
Selama berada di Mas Mas, Nune Dende resmi menjadi "warga" lokal. Tinggal bersama keluarga asuh, berarti mengikuti jadwal harian keluarga. Mulai dari bangun pagi hingga tidur. Termasuk di dalamnya adalah keharusan untuk bersikap santun, ramah, dan menghargai kebiasaan warga setempat. 
 
2. Observasi Lingkungan
Poin observasi menjadi salah satu kegiatan utama. Nune Dende berkeliling kampung, menyaksikan langsung dan mencatat berbagai potensi dan hal menarik yang mereka temui.
 
3. Membantu Kegiatan Usaha Kelompok
Desa Mas Mas dikenal sebagai sentra kerajinan ketak dan usaha makanan ringan. Nune Dende dibagi dalam beberapa kelompok dan membantu pembuatan produk. Mereka memanen singkong, membersihkan, mengupas, hingga mengemas produk. Seruuu! 
 
4. Mengajar Baca al-Quran
Di malam hari Nune Dende mengajar adik-adik usia SD mengaji. Jika di PAMSI mereka yang disimak bacaannya, kali ini mereka yang harus menyimak.
 
5. Diskusi dan Evaluasi
Setiap harinya Nune Dende mengisi jurnal kegiatan. Mencoba melakukan refleksi atas proses yang mereka jalani dalam satu hari. Sesekali ada diskusi dengan Kepala Desa sebagai penanggungjawab setempat.
Bagaimana? Seru kan! 
 
Lima hari yang berkesan dan penuh makna.
PAMSI mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa Mas Mas dan masyarakat, yang telah mengizinkan kami belajar.
Terima kasih untuk para keluarga asuh yang telah bersedia menjadi rumah hangat juga mengayomi dengan sabar.
Kami belajar! 
 

Posting Komentar

0 Komentar